Selasa, 25 Januari 2011

Resume Konsep Biaya Dan Perilaku Biaya Aktivitas

1.     Konsep Biaya
Pembebanan Biaya:Penulusuran Langsung(Direct Tracing), Penulusuran Penggerak(Driver Tracing), Dan Alokasi(Allocation)
Pembebanan biaya atas produk, jasa, pelanggan, dan objek lain yang merupakan kepentingan manajemen  adalah salah satu tujuan dasar system informasi akuntansi manajemen.dalam pembebanan biaya penelusuran langsung dan penggerak lebih akurat karena didasarkan pada hubungan sebab akibat. Penelusuran langsung bergantung pada observasi fisik untuk pembebanan biaya. Penulusuran penggerak tergantung pada penggunaan factor-faktor sebab akibat yang disebut penggerak untuk membebankan biaya. Alokasi tergantung pada hubungan yang diasumsikan dan kemudahan membebankan biaya. Alokasi pada intinya pembebanan yang bersifat  arbitrase dan harus dihindari sedapat mungkin.
Biaya
            Biaya adalah kas atau nilai ekuivalen kas yang dikorbankan untuk mendapatkan barang atau jasa yang diharapkan memberi manfaat saat ini atau dimasa datang bagi organisasi.manajer juga harus tau tentang biaya kesempatan yaitu manfaat yang diserahkan atau dikorbankan ketika satu alternative dipilih dari beberapa alternative lain.
Objek Biaya (Cost  Project)  
            Objek biaya adalah system akuntansi manajemen yang dibuat untuk mengukur dan membebankan biaya kepada entitas.objek biaya dapat berupa apapun seperti produk, pelanggan, departemen, proyek, aktivitas dan sebagainya yang diukur biayanya dan dibebankan.
Biaya sumber daya : penelusuran langsung_pengamatan fisik_biaya
                                     penelusuran penggerak_hubungan sebab akibat_biaya
alokasi_hubungan_objek biaya
 
Gambar 1: metode pembebanan biaya






Apabila dibandingkan dari ketiga metode tersebut, penelusuran langsung merupakan metode paling akurat; metode ini bergantung pada hubungan sebab akibat yang dapat diamati secara fisik.
 Biaya Produk Dan Jasa
            Biaya produk adalah pembebanan biaya yang mendukung tujuan manajerial yang spesifik.Ada dua jenis keluaran: produk berwujud dan produk tiak berwujud /jasa. Produk berwujud adalah barang yang dihsilkan dengan mengubah bahan baku melalui penggunaan tenaga kerja dan masukan (input) modal, seperti pabrik, lahan, dan mesin. Sdangkan jasa(service) adalah tugas atau aktivitas yang yang dilakukan untuk seorang pelanggan, atau aktivitas yang dijalankan oleh seorang pelanggan dengan menggunakan produk atau fasilitas organisasi.
            Jasa berbeda dengan produk berwujud dalam empat dimensi penting: ketidak berwujudan yaitu pembeli jasa tidak dapat melihat, merasakan, mendengar, atau mencicipi suatu jasa sebelum jasa tersebu dibeli, tidak tahan lama yaitu jasa tidak dapat disimpan untuk kegunaan masa depan oleh pelanggan tetapi harus dikonsumsi pada saat diselenggarakan, tidak dapat dipisahkan yaitu produsen dan pembeli jasa biasanya harus melakukan kontak langsung pada saat pertukaran, heterogenis yaitu terdapat peluang variasi yang ebih besar pada penyelenggaraan jasa daripada produksi produk.
Biaya produk dan pelaporan keuangan eksternal
Biaya produksi adalah biaya yang berkaitan dengan pembuatan barang dan jasa, biaya non produksi adalah biaya yang berkaitan dengan fungsi perancangan, pengembangan, pemasaran, distribusi, layanan pelanggan, dan administrasi umum. Bahan langsung adalah bahan yang dapat ditelusuri ke barang atau jasa yang sedang diproduksi. Tenaga kerja langsung adalah tenaga kerja yang dapat ditelusuri ke barang atau jasa yang sedang diproduksi. Overhead adalah semua biaya produksi selain dari bahan langsung dan tenaga kerja.
Biaya pemasaran adalah biaya-biaya yang diperlukan untuk memasarkan, mendistribusikan, dan melayani produk atau jasa. Dan biaya administrasi adalah seluruh biaya yang berkaitan dengan penelitian, pengembangan, dan administrasi umum pada organisasi yang tidak dapat dibebankan kepemasaran ataupun produksi.
Biaya utama adalah jumlah biaya tenaga kerja langsung dan biaya bahan baku langsung biaya konversi adalah jumlah biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead. Pada perusahaan manufaktur, biaya konversi dapat di interpretasikan sebagai biaya mengubah bahan baku menjadi produk akhir.
Laporan Keuangan Ekternal 
Menyusun Laporan laba dan rugi perusahaan manufaktur dan jasa.
            Pemasukan yang dihitung menurut klasifikasi fungsional sering disebut sebagai perhitungan biaya absorpsi(full-costing) karena semua biaya manufaktur dibebankan ke produk.
Laporan harga pokok produksi adalah rincian dari pembebanan biaya yang di uraikan dalam daftar pendukung.apabila harga pokok produksi adalah untuk produk tunggal, maka biaya rata-rata per unit dapat dihitung dengan membagi harga pokok produksi dengan unit yang diproduksi. Dan dalam perusahaan jasa tidak memiliki persediaan awal atau akhir barang.
Jenis-jenis system akuntansi manajemen
            System akuntansi manajemen dapat di klasifikasikan sebagai system berdasarkan fungsi dan aktivitas.dibawah ini akan digambarkan tentang model akuntansi manajemen berdasarkan fungsional dan juga model manajemen berdasarkan aktivitas.

2.Perilaku Biaya Aktivitas
Dasar-Dasar Perilaku Biaya        
            Perilaku biaya adalah istilah umum untuk menggambarkan apakah biaya berubah seiring dengan perubahan output.biaya-biaya bereaksi pada perubahan output dengan berbagai macam cara.
Biaya Tetap
            Biaya tetap adalah beban yang tidak berubah jumlah totalnya ketika penggunaan aktivitas  berubah.

Perilaku biaya tetap
Biaya

                                      F 5 $60.000
$60.000
                     60.000           120.000         180.000          240.000

Unit yang Diproduksi



Biaya Variabel
            Biaya variabel adalah biaya yang jumlah totalnya berubah ketikapenggunaan aktivitas berubah. Biasanya, diasumsikan bahwa biaya variabel meningkat secara proporsional dengan peningkatan penggunaan aktivitas.

Perilaku biaya variabel
Biaya


$48.000
36.000
24.000
12.000

                         60.000      120.000      180.000      240.000
Jumlah potongan 3 inci yang diproduksi
Menghitung total biaya variabel dengan cara sebagai berikut:
Total biaya variabel=biaya variabel per unit  x  jumlah unit
Biaya Campuran
Suatu biaya campuran adalah biaya memiliki komponen tetap dan variabel.
Perilaku Biaya campuran
Biaya       

$130.000
110.000
90.000
70.000
50.000
30.000





 40.000        80.000        120.000         160.0000       200.000
Jumlah pemanas yang Terjual
Menghitung total biaya campuran dengan:
Total biaya =biaya tetap +  total biaya variabel
Sumber Daya Dan Ukuran Output
            Setiap aktivitas memerlukan sumber daya untuk menyelesaikan tugas yang harus dilakukan.sumber daya dapat meliputi bahan baku, energi atau bahan bakar, tenaga kerja, dan modal. Inpt-input ini digabungkan untuk memproduksi suatu output.
Aktivitas, Penggunaan Sumber Daya, Dan Perilaku Biaya
            Kapasitas adalah kemampuan actual atau potensial untuk melakukan sesuatu.      sedangkan tingkat yang efisien atas kinerja aktivitas disebut kapasitas praktis.sumber daya fleksibel adalah sumber daya yang dibeli pada saat dibutuhkan dan dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan.sumber daya yang yang dipasok sebelum penggunaan.
            Model penggunaan sumber daya berdasarkan aktivitas memungkinkan para manajer untuk menghitung perubahan pasokan dan permintaan sumber daya yang disebabkan oleh implementasi keputusan untuk membuat atau membeli suku cadang, menerima atau menolak pesanan khusus, dan untuk mempertahankan atau menghilangkan lini produk.
Metode-Metode Untuk Memisahan Biaya Campuran Ke Dalam Komponenkomponen Tetap Dan Variabel
            Ada tiga metode yang digunakan secara luas untuk memisahkan biaya campuran menjadi komponen tetap dan variabel, yaitu:metode tinggi rendah, metode scatterplot, dan metode kuadrat kecil. Masing-masing metode menggunakan asumsi hubungan biaya linear.
Metode Tinggi Rendah
            Metode tinggi rendah adalah suatu metode untuk menentukan persamaan suatu garis lurus dengan terlebih dahulu memilih dua titik (titik tingg dan titik rendah) yang akan digunakan untuk menghitung parameter pemintas dan kemiringan. Titik tinggi didefinisikan sebagai titik dengan tingkat output atau aktivitas tertinggi. Titik rendah didefinisikan sebagai titik dengan tingkat output atau aktivitas rendah. Metode ini memiliki keunggulan objektivitas, selain itu metode ini memungkinkan manajer untuk mendapatkan ketetapan yang cepat mengenai hubungan biaya dengan hanya menggunakan dua titik.
Metode Scatterplot
            Metode scatterplot adalah suatu metode penentuan persamaan suatu garis dengan memplot data dalam suatu grafik.langkah pertama dalam menerapkan metode scatter plot adalah memplot titik-titik data sehingga hubungan antara biaya penyetelan dan tingkat aktivitas dapat dilihat. Jadi, salah satu tujuan dari grafik scatter adalah untuk melihat apakah asumsi hubungan linier wajar atau tidak. Selain itu, dengan mengamati grafik scatter mungkin terungkap beberapa titik yang tampaknya tidak cocok dalam pola umum perilaku biaya.dan juga dapat membantu memberikan pengetahuan tentang hubungan antara biaya dan penggunaan aktivitas.keunggulan signifikan metode ini adalah memungkinkan kita untuk melihat data secara visual dan kelemahan metode ini adalah tidak adanya kriteria objektif untuk memilih garis terbaik.
Metode Kuadrat Kecil
            Metode kuadrat terkecil pertama-tama mengkuadratkan setiap deviasi dan kemudian menjumlahkan deviasi yang dikuadratkan tersebut sabagai ukran kedekatan keseluruhan.
Regresi berganda
            Penggunaan regresi berganda dalam penilaian perilaku biaya yaitu dalam regresi berganda bisa memunculkan persamaan biaya utilitas ketika regresi berganda mengolah data.
Penilaian manajerial
            Pertimbangan manajerial merupakan hal yang sangat penting dalam menentukan perilaku biaya, dan sejauh ini merupakan metode yang paling luas digunakan. Metode ini memiliki banyak bentuk. Beberapa manajer secara sederhana menentukan biaya aktivitas tertentu ke kategori tetap dan lainnya ke kategori variabel, tidak menghiraukan kemungkinan adanya biaya campuran.
            Keunggulan dari penggunaan pertimbangan manajerial untuk memisahkan biaya tetap dan variabel terletak pada kesederhanaannya. Pada situasi dimana manajer memiliki pengetahuan yang mendalam tentang perusahaan dan pola biayanya, metode ini dapat memberikan hasil yang baik. Akan tetapi, apabila manajer tidak memiliki pertimbangan yang baik, kesalahan yang terjadi. Oleh kaena itu, merupakan hal yang penting untuk mempertimbangkan pengalaman manajer, potensi kesalahan, dan pengaruh pertimbangan yang salah terhadap keputusan yang terakhir.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar